Malis: Merayakan Warisan Kuliner Kamboja yang Mewah di Jantung Phnom Penh

Malis: Merayakan Warisan Kuliner Kamboja yang Mewah di Jantung Phnom Penh

Bagi para penjelajah rasa yang berkunjung ke Kamboja, mencari hidangan lokal yang autentik namun disajikan dengan standar internasional https://www.bellasabingdon.com/ adalah sebuah keharusan. Di tengah hiruk-pikuk pusat kota Phnom Penh, tepatnya di Norodom Boulevard, berdirilah Malis, sebuah institusi kuliner yang menjadi simbol kebangkitan masakan Khmer.

Menghidupkan Kembali “Living Khmer Cuisine”

Malis bukan sekadar restoran; ia adalah sebuah misi. Didirikan oleh Chef ternama Luu Meng, restoran ini lahir dari keinginan untuk mengembalikan kejayaan masakan tradisional Kamboja yang sempat memudar akibat sejarah masa lalu yang kelam. Dengan konsep “Living Khmer Cuisine”, Malis mengambil resep-resep warisan leluhur dan mengangkatnya ke level yang lebih tinggi melalui teknik memasak modern dan presentasi yang artistik.

Arsitektur yang Menenangkan

Begitu melangkah masuk ke area Malis di Norodom Boulevard, pengunjung akan disambut oleh suasana yang tenang dan megah. Restoran ini mengusung desain terbuka dengan kolam air yang jernih, taman hijau yang asri, serta patung-patung bergaya Angkorian yang memperkuat nuansa heritage. Pengunjung dapat memilih untuk bersantap di area outdoor yang romantis atau di ruang indoor yang elegan dan ber-AC, menjadikannya lokasi sempurna baik untuk makan siang bisnis maupun makan malam romantis.

Menu yang Bercerita

Setiap hidangan di Malis dirancang untuk menceritakan kisah kekayaan alam Kamboja. Beberapa menu andalan yang wajib dicoba antara lain:

  • Fish Amok: Hidangan nasional Kamboja yang terdiri dari kari ikan kukus dengan rempah kroeung yang kaya, disajikan secara unik di dalam batok kelapa atau daun pisang.
  • Kampot Pepper Crab: Menggunakan lada hitam terkenal dari provinsi Kampot, hidangan ini menawarkan perpaduan rasa pedas yang hangat dan aroma yang kuat.
  • Malis Fried Rice: Nasi goreng khas dengan campuran rempah lokal yang memberikan cita rasa berbeda dari nasi goreng di negara Asia Tenggara lainnya.

Pengalaman Makan yang Tak Terlupakan

Malis beroperasi untuk sarapan, makan siang, hingga makan malam. Di pagi hari, Anda bisa menikmati sarapan lokal seperti Kuy Teav (sup mie beras) dalam suasana yang tenang. Saat malam tiba, pencahayaan yang temaram menciptakan atmosfer yang magis, sangat cocok untuk menikmati segelas anggur berkualitas yang dikurasi khusus untuk melengkapi bumbu-bumbu tajam masakan Khmer.

Jika Anda sedang berada di Phnom Penh dan ingin merasakan bagaimana sejarah dan tradisi Kamboja diubah menjadi mahakarya di atas piring, Malis di Norodom Boulevard adalah tujuan utama. Pastikan untuk melakukan reservasi terlebih dahulu melalui Situs Resmi Malis Restaurant guna memastikan ketersediaan tempat di restoran yang selalu ramai dikunjungi wisatawan dan warga lokal ini.

Leave a Comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *